Tokoh

Selamat Jalan, Cak

“Aku suka (tulisan) Bondan. Seno juga bagus,” katanya di suatu pagi saat masih dirawat di rumah sakit. Tentu saja dengan kondisi kankernya yang sudah mencapai stadium akhir, ia hanya bisa terkulai di atas ranjang.

“Kalo dari luar Gabo. Di buku ku yang terakhir narasinya panjang-panjang karena pengaruh buku Gabo yang sebelumnya aku baca”. Baca lebih lanjut

Iklan
Standar
Tajuk

Indonesia Tak Akan Maju

Melihat Indonesia, saya teringat satu obrolan singkat dengan seorang teman suatu ketika. Ia bilang, Indonesia itu tak akan maju. Wilayah Indonesia itu terlalu besar,” katanya. Ia mengutip pernyataan dosennya di kelas.

Mendengar itu saya cuma diam. Saya mengingat kembali banyak pernyataan-pernyataan lain, Baca lebih lanjut

Standar
Peristiwa

Licin, Setya Novanto

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, memutuskan penetapan Setya Novanto sebagai tersangka korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-E) tidak sah. Dalam sidang yang digelar pada Jumat (29/9) itu, sidang yang dipimpin hakim tunggal Cepi Iskandar menilai sprindik Novanto yang dikeluarkan Komisi Pemberantasan Anti Korupsi (KPK) tidak sah.

Menurut Cepi, KPK tidak menunjukkan proses peneyelidikan terhadap Novanto. Selain itu, KPK menurut Cepi mengajukan bukti yang bukan berasal dari tahap penyelidikan dan penyidikan untuk perkara Novanto, tapi dalam perkara lain. Cepi, karena itu menilai hal itu tidak sesuai dengan prosedur penetapan tersangka sesuai perundang-undangan maupun SOP KPK.

“Penetapan yang dilakukan oleh termohon untuk menetapkan pemohon sebagai tersangka tidak didasarkan pada prosedur dan tata cara ketentuan perundang-undangan nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” kata Cepi seperti dikutip dari Tirto.id, Jumat (19/9).

Lantaran penetapan yang tidak sah, majelis hakim kemudian memutuskan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) terhadap Novanto dianggap tidak berlaku. Selain itu, pengadilan juga memerintahkan KPK agar penyidikan terhadap Novanto dihentikan. Baca lebih lanjut

Standar
Peristiwa

G30S dan Kebodohan yang Dirayakan

Apa yang sodara bayangkan tentang PKI?

Sebelum lanjut membahas isu ’65, pernyataan ini menurut saya penting untung diajukan. Sebab, kita faktanya telah mendengar nama salah satu partai terbesar di dekade pertama pemerintahan Indonesia itu sejak masih SD. Dan tentu saja kita tidak sadar bahwa partai itu ternyata satu-satunya partai yang kita tahu karena kerap disebut di kelas sebagai dalang atas peristiwa malam berdarah itu—nir partai-partai lain seperti Masyumi, NU, PSI, atau PNI. Baca lebih lanjut

Standar
Tajuk

Melawat ke Stanford, Pusat Perubahan Dunia

Oleh Rizal Mallarangeng

Dari mana sumbernya perubahan dunia dalam 50 tahun terakhir? Washington DC, Moskow, London, Paris? Kalau perubahan dalam arti khusus, seperti naik dan turunnya dominasi politik satu atau dua negara, barangkali salah satu dari kota ini akan masuk daftar teratas.

Tapi kalau kita berbicara pada level lebih luas, katakanlah peradaban manusia di awal abad ke-21, sumber transformasi harus kita cari di tempat lain, yaitu Silicon Valley, Lembah Silikon, sebuah wilayah yang sebenarnya relatif kecil, membentang 20 km sepanjang Highway 101 California, Pantai Barat Amerika.

Dari tempat inilah, diapit Samudera Pasifik dan Pegunungan Sierra Nevada, muncul inovasi baru seperti mikrochip, komputer personal, internet, iPhone, serta perusahaan global yang melahirkannya, seperti Hawlett-Packard, Intel, Apple, Facebook, Google. Beberapa perusahaan ini,  dipimpin anak-anak muda berusia 25-35 tahun, tumbuh dalam waktu relatif singkat menjadi perusahan dunia,  menyaingi dominasi raksasa AS lainnya seperti GM, Exxon, dan GE.

Secara keseluruhan transformasi yang mereka hasilkan kadang disebut “revolusi” Baca lebih lanjut

Standar